• HOME
  • Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Selasa, Januari 13, 2026
MedanLine
  • Login
  • HOME
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Rileks
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • HOME
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Rileks
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
MedanLine
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • HOME
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Rileks
  • Galeri
  • Video
Home Bisnis

Bertemu Mendag Korea Selatan, Zulkifli Hasan Ajak Investasi di IKN

19 Mei 2024
/ Bisnis
853
SHARES
1.3k
VIEWS

PERU — Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan kembali mendorong pemanfaatan perjanjian dagang antara Indonesia dan Korea Selatan agar semakin maksimal.

Menurutnya, perjanjian dagang yang dimiliki saat ini, yaitu Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia—Korea Selatan (IK—CEPA), Kerja Sama Ekonomi Menyeluruh ASEAN—Korea Selatan (AKFTA), dan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), telah memberi momentum untuk meningkatkan nilai perdagangan. Kedua perjanjian ini adalah instrumen kerja sama untuk meningkatkan nilai perdagangan Indonesia dan Korea Selatan baik secara bilateral maupun multilateral.

BacaJuga

Transformasi Mulai Buahkan Hasil, PalmCo Setor Dividen Rp 1,5 Triliun

Keberhasilan Gubernur Bobby Nasution Tekan Inflasi: Mampu Atur Ritme

Tembus Rp 3,48T, Laba TW III PalmCo Naik 84 Persen YoY

Pernyataan ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Korea Selatan Inkyo Cheong di Arequipa, Peru, Sabtu (18/5/2024).

Pertemuan dilakukan di sela Pertemuan Menteri Perdagangan Asia—Pasific Economic Cooperation (APEC) di Arequipa, Peru pada 17—18 Mei 2024. Hadir mendampingi Mendag Zulkifli Hasan, yakni Duta Besar RI untuk Peru Ricky Suhendar dan Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan internasional Kementerian Perdagangan RI Djatmiko Bris Witjaksono.

“Korea Selatan merupakan mitra dagang penting Indonesia. Kedua negara mempunyai perjanjian dagang seperti IK—CEPA, AKFTA, dan RCEP. Artinya, kedua negara mempunyai segala persyaratan untuk meningkatkan nilai perdagangan dan investasi. Tidak ada hambatan bagi perdagangan kedua negara,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, Indonesia mendorong peningkatan pemanfaatan IK—CEPA yang dapat memberikan komitmen akses pasar lebih baik dibandingkan dengan perjanjian perdagangan regional.

“Indonesia mengharapkan Pertemuan Kedua Komite Bersama IK—CEPA dapat dilaksanakan tahun ini dengan Korea Selatan sebagai tuan rumah,” tandas Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan juga meminta Korea Selatan untuk memberikan dukungannya terhadap proses aksesi Indonesia ke Economic Cooperation and Development (OECD) selama Ministerial Council Meeting (MCM) OECD. Ia mengatakan, aksesi Indonesia ke OECD tidak hanya akan mendukung agenda pembangunan nasional, tapi juga berkontribusi terhadap tujuan OECD untuk meningkatkan kerja sama dan kesejahteraan ekonomi global.

Mendag Zulkifli Hasan juga mendorong Korea Selatan meningkatkan investasi di Indonesia, salah satunya dengan untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Diharapkan nilai investasi Korea Selatan ke Indonesia akan terus meningkat dalam lima tahun ke depan,” tambah Mendag Zulkifli Hasan.

Sementara itu, di sektor pengembangan mobil listrik, Mendag Zulkifli Hasan mengapresiasi investasi Korea Selatan di Indonesia dan menginginkan peningkatan investasi sehingga Indonesia dapat menjadi pusat pabrikan mobil listrik Korea yang memiliki kapasitas ekspor hingga ke Timur Tengah.

“Saya bersama Bapak Presiden Joko Widodo pernah mengunjungi pabrik baterai dan mobil listrik Hyundai di Jawa Barat. Saya menyaksikan kecanggihan teknologi yang dimiliki Korea Selatan dan berharap agar investasi Korea Selatan di sektor otomotif dapat lebih ditingkatkan,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Korea Selatan menempati peringkat ke-8 sebagai negara tujuan ekspor dan peringkat ke-6 sebagai negara asal impor bagi Indonesia. Pada periode Januari—Maret 2024, total perdagangan kedua negara mencapai USD 5,1 miliar. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia ke Korea Selatan tercatat USD 2,7 miliar sedangkan impor Indonesia dari Korea Selatan tercatat USD 2,4 miliar sehingga Indonesia surplus USD 0,2 miliar.

Sementara itu, pada 2023, total perdagangan kedua negara mencapai USD 20,8 miliar dengan nilai ekspor Indonesia ke Korea Selatan tercatat sebesar USD 10,3 miliar, sedangkan impor Indonesia dari Korea Selatan tercatat USD 10,5 miliar.

Komoditas ekspor utama Indonesia ke Korea Selatan di antaranya batu bara, gas petroleum, bijih tembaga, monitor dan proyektor, serta asam lemak. Sedangkan, impor utama Indonesia dari Korea Selatan di antaranya minyak petroleum, sirkuit terpadu elektronik, mobil dan kendaraan bermotor lainnya, pembakar tungku untuk bahan bakar cair, serta karet sintetis dan faktis yang diperoleh dari minyak. (Red)

Post Views: 5

Tags: Mendag Zlkifli Bertemu Mendag Korea Selatan Ajak Investasi di IKN
SendShare341Send
Sebelumnya

PSI Medan Kunjungi PKB, Jajaki Kerjasama Politik Jelang Pilkada

Selanjutnya

Memahami Produk Derivatif di Pasar Modal. Begini Penjelasannya…

BacaJuga

Bisnis

Transformasi Mulai Buahkan Hasil, PalmCo Setor Dividen Rp 1,5 Triliun

20 November 2025
Bisnis

Keberhasilan Gubernur Bobby Nasution Tekan Inflasi: Mampu Atur Ritme

9 November 2025
Bisnis

Tembus Rp 3,48T, Laba TW III PalmCo Naik 84 Persen YoY

8 November 2025
Bupati Palas, Putra Mahkota Ala ,kemudikan traktor jenis Combine Harvester pada panen raya padi di Kecamatan Barumun Barat.
Bisnis

Bupati Palas Kemudikan Traktor Combine, Ikut  Panen Raya Padi di Kecamatan Barumun Barat

4 November 2025
Bisnis

Inflasi Sumut Capai 4,97 Persen di Oktober 2025, Cabai Merah  jadi Pemicu

4 November 2025
Bisnis

Gubernur Bobby Akui Bank Sumut Kalah dengan Bank Aceh, Muhri Fauzi Hafiz: Jajaran Direksi layak Diganti!

1 November 2025

Populer

  • Aksi Cepat Pemprov Sumut Tangani Inflasi, Gelontorkan 50 Ton Cabai Merah dari Jawa

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Viral Video Syur Andini Permata, Link Videonya Terus Diburu Netizen

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Bongkar Mark Up Harga Impor Beras, Anggota Komisi IV DPR Dorong Buat Pansus  

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
  • Gunakan BK Palsu, Motor Pria Ngaku Anggota OKP Diamankan Tekab Polsek Patumbak

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Imron Saleh Siregar SSos MSi Jabat Plt Kadis Kop/UKM/Prindag Padang Lawas

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Diduga Akibat Bakar Sampah, Tiga Unit Bus Pariwisata Musnah Terbakar

    859 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Tangis Haru Puluhan Guru dan Wali Murid Warnai Gelar Wisuda Tahfiz Yayasan Perguruan AR – RA’YU

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Usut Dugaan Korupsi Penjualan Aset PT NDP dengan PT Ciputra Land, Kejati Sumut Geledah Kantor PTPN I dan Sejumlah Lokasi

    867 shares
    Share 347 Tweet 217
MedanLine

© 2020 Medanline - Bring The Inspiration.

Sitemap

  • HOME
  • Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • HOME
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Rileks
  • Galeri
  • Video

© 2020 Medanline - Bring The Inspiration.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In