• HOME
  • Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Selasa, Januari 13, 2026
MedanLine
  • Login
  • HOME
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Rileks
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • HOME
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Rileks
  • Galeri
  • Video
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
MedanLine
Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • HOME
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Rileks
  • Galeri
  • Video
Home News

Defisit APBN 2023 Capai Rp 347,6 Triliun, Setara 1,65 Persen dari PDB

3 Januari 2024
/ News
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto/Facebook

853
SHARES
1.3k
VIEWS

, Medan – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kinerja APBN sepanjang 2023 mencatatkan defisit Rp347,6 triliun atau setara 1,65 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Meskipun defisit, angka tersebut lebih rendah dibandingkan dengan target awal APBN 2,84 persen dari PDB dan target Perpres no 75 tahun 2023 sebesar 2,27 persen dari PDB.

BacaJuga

Forum Strategis OPD Sumut Hasilkan Tujuh Komitmen Bersama, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Bangun Sumut Lebih Baik

Gubernur Sumut Ubah Lahan Sawit Jadi Hunian Tetap Korban Bencana

Apresiasi Green Card UNESCO, Bobby Nasution Tekankan Investasi Geopark Kaldera Toba Harus Sejahterakan Masyarakat

“APBN 2023, kita desain defisit di Rp598 triliun atau 2,84 persen dari GDP. Kemudian tengah tahun kita revisi agak rendah di Rp479 triliun atau 2,27 persen dari GDP. Ternyata realisasi defisit kita jauh lebih kecil yaitu Rp347,6 triliun atau 1,65 persen dari GDP,”  kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/1/2024), mengutip VOA.

Defisit APBN Cerminkan Pendapatan Negara Lebih Rendah

Defisit APBN ini mencerminkan pendapatan negara yang lebih rendah dibandingkan dengan pengeluaran pemerintah.

Sri Mulyani menjelaskan pendapatan negara yang terdiri dari pajak, bea cukai serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sepanjang tahun 2023 mencapai Rp2.774,3 triliun, atau 112,6 persen dari target APBN Rp2.463,0 triliun dan 105,2 persen dari target Perpres No. 75/2023 sebesar Rp2.637,2 triliun.

Sedangkan untuk belanja negara pada tahun lalu tercatat Rp3.121,9 triliun. Jumlah belanja negara ini mencapai 102 persen dari target APBN yang sebesar Rp3.061,2 triliun dan 100,2 persen dari target Perpres no 75/2023 yang mencapai Rp3.117,2 triliun.

Pertama Sejak 2012

Meskipun defisit, APBN 2023 mencatat kesembangan primer yakni surplus Rp92,2 triliun.

Angka ini lebih rendah dari target pemerintah sebelumnya yakni defisit Rp38,5 triliun. Keseimbangan primer adalah total pendapatan negara dikurangi belanja negara di luar pembayaran bunga utang.

“Ini adalah surplus keseimbangan primer pertama kali sejak tahun 2012,” tambahnya seraya menambahkan, dengan capaian ini kinerja anggaran negara tetap solid dan kredibel.

Sri Mulyani menyebut berbagai tantangan ke depan seperti dinamika perekonomian global, geopolitik hingga anjloknya harga komoditas unggulan tanah air. Namun, ia yakin APBN akan tetap sehat dan dapat mendukung program prioritas nasional.

Kemasan minyak goreng sawit dipajang di sebuah kios di Jakarta (foto: ilustrasi). Minyak kelapa sawit, salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia mengalami penurunan harga tahun 2023 lalu.

Kemasan minyak goreng sawit dipajang di sebuah kios di Jakarta (foto: ilustrasi). Minyak kelapa sawit, salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia mengalami penurunan harga tahun 2023 lalu.

“Jadi cerita APBN 2023 yang kita sebutkan tadi (sudah mencapai) the end of the journey semenjak pandemi dan ditutup dengan khusnul khotimah. Pendapatannya tinggi, belanjanya tetap bisa mendukung banyak sekali program prioritas nasional dan menjaga masyarakat, namun defisitnya jatuh lebih rendah yakni Rp347,6 triliun. Jadi tadinya (didesain defisit) 2,84 persen dari GDP, kita revisi ke bawah menjadi 2,27 persen dari GDP, ternyata realisasinya 1,65 persen dari GDP,” jelasnya.

Kinerja APBN yang cukup memuaskan ini dinilai dapat menjadi modal yang kuat untuk memasuki tahun 2024.

“Jangan dikira kalau sudah ada shock, tahun depan libur shock-nya (tidak ada pukulan lain.red), pasti shock-nya berubah-ubah. Jadi kita tidak boleh berharap bahwa tidak akan ada shock. Yang harus kita siapkan adalah shock bisa terjadi setiap saat dalam berbagai bentuk, namun APBN-nya harus tetap siap untuk menjadi instrumen untuk jaga masyarakat dan ekonomi tanpa menyebabkan APBN-nya juga kemudian rusak atau tidak sehat,” tegasnya.

Ekonom Apresiasi Surplus

Ekonom Indef Nailul Huda mengapresiasi kinerja APBN 2023 yang mencatatkan defisit yang lebih rendah dibandingkan dengan target awal pemerintah sebelumnya.

“Ada keseimbangan primer yang surplus itu juga patut diapresiasi. Ini bahwa kalau itu positif artinya untuk membayar utang tidak perlu utang baru,” kata Nailul.

Meski begitu Nailul menyoroti pengeluaran pemerintah di triwulan III tahun 2023 yang minus 3,76 persen. Padahal pengeluaran pemerintah di triwulan-II tumbuh 10,57 persen. Menurutnya, ini juga merupakan kebiasaan pemerintah yang tidak baik dengan selalu melakukan pengeluaran pemerintah secara jor-joran di akhir tahun.

“Artinya adalah fungsi pemerintah memberikan stimulus bagi perekonomian menjadi berkurang. Kalau dia minus artinya dia mengurangi pertumbuhan ekonomi. Kalau misalnya pertumbuhan ekonomi (PE) di triwulan-III itu 4,94 persen, pengeluaran pemerintah meskipun kecil tapi dia mempunyai dampak juga. Nah dia minus 3,76 persen artinya ketika tumbuh positif, atau nol saja seharusnya bisa lebih tinggi PE nya di 5-5,1 persen. Tapi ini malah minus artinya pengeluaran konsumsi pemerintah (yang minus) itu mereduksi pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Nailul memproyeksikan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan pada tahun 2024 berada di kisaran 4,9 hingga 5 persen. Bahkan bisa mencapai 5,1 persen jika aktivitas Natal dan Tahun Baru memberi dampak positif yang cukup signifikan.

“Kalau 2024, (mungkin PE) di kisaran 5-5,1 persen, karena terdorong dari konsumsi pemilu apalagi kalau dua putaran. Ekspor impor tidak signifikan pengaruhnya (terhadap PE), karena kita kuat di konsumsi rumah tangga. Jadi kalau konsumsi rumah tangga digenjot, dan inflasi tetap terjaga rendah, maka PE di 5-5,1 persen cukup ideal,” pungkasnya.

VOA

Post Views: 5

Tags: 6 Triliun65 PersenCapai Rp 347Defisit APBN 2023PDBSetara 1Sri mulyani
SendShare341Send
Sebelumnya

Sat Binmas Polrestabes Medan Gelar Safari Subuh di Medan Johor

Selanjutnya

Peringatan HAB Ke-78, Plt Bupati Langkat Ingin Guru Ngaji Menerima Imbalan Semestinya

BacaJuga

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan arahan dan bimbingan sekaligus menutup Pertemuan Forum Strategis dengan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumut di Aula Mess Pemprovsu Pora-pora Parapat Kabupaten Simalungun, Minggu malam (11/1/2026).
Sumut

Forum Strategis OPD Sumut Hasilkan Tujuh Komitmen Bersama, Gubernur Bobby Nasution Optimistis Bangun Sumut Lebih Baik

12 Januari 2026
Sumut

Gubernur Sumut Ubah Lahan Sawit Jadi Hunian Tetap Korban Bencana

30 Desember 2025
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution di dampingi sejumlah OPD, menerima audiensi Badan Pengelola Toba Caldera Geopark (BPTCG) di anjungan lantai 9 Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, pada Selasa (30/12/2025).
Sumut

Apresiasi Green Card UNESCO, Bobby Nasution Tekankan Investasi Geopark Kaldera Toba Harus Sejahterakan Masyarakat

30 Desember 2025
News

Pemulihan Pascabencana Aceh Masuki Fase Baru: Relokasi Dimulai dengan 600 Hunian Sementara di Aceh Tamiang

30 Desember 2025
Sumut

PT Samaru : Pengelolaan Parkir RSUD Djoelham Binjai Di Bawah Dishub, Berita “Manajemen RS Terima Sesuatu” adalah Hoax

24 Desember 2025
Sumut

Maknai Hari Bela Negara ke-77: MAI Medan Wujudkan Aksi Nyata Lewat Kemanusiaan, Bantu Korban Banjir Hingga Pelosok

19 Desember 2025

Populer

  • Aksi Cepat Pemprov Sumut Tangani Inflasi, Gelontorkan 50 Ton Cabai Merah dari Jawa

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • Viral Video Syur Andini Permata, Link Videonya Terus Diburu Netizen

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Bongkar Mark Up Harga Impor Beras, Anggota Komisi IV DPR Dorong Buat Pansus  

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
  • Gunakan BK Palsu, Motor Pria Ngaku Anggota OKP Diamankan Tekab Polsek Patumbak

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Imron Saleh Siregar SSos MSi Jabat Plt Kadis Kop/UKM/Prindag Padang Lawas

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Diduga Akibat Bakar Sampah, Tiga Unit Bus Pariwisata Musnah Terbakar

    859 shares
    Share 344 Tweet 215
  • Ketua Umum PP HIMMAH: Reformasi Polri atau Reformasi Pikiran Kita?

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Tangis Haru Puluhan Guru dan Wali Murid Warnai Gelar Wisuda Tahfiz Yayasan Perguruan AR – RA’YU

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
MedanLine

© 2020 Medanline - Bring The Inspiration.

Sitemap

  • HOME
  • Indeks
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Follow Us

Tidak ditemukan.
Tampilkan seluruhnya.
  • HOME
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Sumut
  • Medan
  • Politik
  • Hukum
  • Bisnis
  • Sport
  • Edukasi
  • Rileks
  • Galeri
  • Video

© 2020 Medanline - Bring The Inspiration.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In