MEDAN – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi situasi darurat terus dilakukan oleh PT Jasa Raharja Cabang Medan, salah satunya melalui kolaborasi dengan RS Mahawira Medan dalam Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) yang digelar di Kecamatan Medan Helvetia pada Rabu (19/11).
Pelatihan ini diikuti oleh aparatur kecamatan dan warga sekitar yang mendapatkan pembekalan teori serta praktik mengenai langkah awal penanganan kondisi kritis, seperti menangani warga yang pingsan hingga tindakan cepat bagi korban tersedak.
Tim medis dari RS Mahawira juga memberikan pelatihan Resusitasi Jantung Paru (RJP) dan simulasi penanganan awal korban kecelakaan sebelum tenaga medis profesional tiba di lokasi.
Penanggung Jawab Samsat Medan Utara, Fanny Akbar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Jasa Raharja untuk hadir tidak hanya dalam pelayanan santunan, tetapi juga dalam edukasi keselamatan dan upaya pencegahan.
Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan mampu memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan tanpa panik—karena panik, sebagaimana kita tahu, bukan bagian dari SOP.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Peserta berlatih teknik dasar pertolongan pertama, mengikuti simulasi lapangan, serta berdiskusi langsung dengan tenaga medis.
Melalui pelatihan ini, Jasa Raharja berharap terbentuk budaya tanggap darurat dan kepedulian sosial, sehingga masyarakat Medan Helvetia semakin siap membantu sesama dalam situasi kritis dan turut menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua. (Red)







